Selasa, 15 Juni 2010

Modem HSPA+ Lebih Murah 40% di 6 Kota



Jakarta - Demi mengenalkan layanan internet HSPA+ dengan kecepatan maksimal 21 Mbps di enam kota besar di Indonesia, modem mobile broadband yang dibundel dengan kartu seluler 3G pun dipasarkan dengan harga lebih murah 40%.

Layanan HSPA+ di 100 titik yang ada di enam kota seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, dan Medan, itu diselenggarakan oleh Telkomsel. MLW Telecom sebagai mitra penyedia modem Telkomsel, ikut mendukung sosialisasi layanan tersebut dengan memangkas harga modem yang dipasarkannya.

"Dengan program Next Generation Zone, modem 3G dan HSPA+ merek SpeedUp Technology yang kami pasarkan akan kami diskon 40% dan cicilan enam bulan selama 100 hari festival berlangsung," kata Direktur Product Marketing MLW Telecom, Rahmad Widjaja Sakti, di Hotel Grand Melia, Jakarta, Selasa (15/6/2010).

MLW Telecom akan menghadirkan delapan model modem 3G, sebagian di antaranya sudah menggunakan teknologi HSPA+. Dengan diskon 40%, modem HSPA+ yang tadinya Rp 2,199 juta kini dibanderol khusus jadi Rp 1,399 juta.

"Kami merupakan penyedia modem HSPA+ yang pertama kali menghadirkannya di Indonesia," tandas Rahmad yang menargetkan penjualan 30 ribu unit modem 3G selama 100 hari ke depan.

Delapan paket modem yang didiskon 40%, yaitu Bandluxe C321 HSPA+ (Rp 1.399.000), SpeedUp SU-9500U HSUPA (Rp 899.000), SpeedUp SU-9000U HSUPA (Rp 749.000), SpeedUp SU-8650U HSDPA (Rp 499.000), Bandluxe C180 HSDPA (Rp 599.000), SpeedUp SU-3200U (Rp 299.000), Router 3,5G SpeedUp SU-8800MBR (Rp 999.000), dan Netbook SpeedUp N101 Arte Unveils the Art of Technology (Rp 2.899.000).

"Menyambut demam Piala Dunia 2010, tersedia juga SpeedUp SU-9300U HSUPA Futbol Series," kata Rahmad.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/06/15/185730/1378938/328/modem-hspa--lebih-murah-40-di-6-kota/?i991102105

Brasil Atasi Korut 2-1

Grup G


Gambar
AFP/Valery Hache
Johannesburg - Brasil harus bersusah payah lolos dari hadangan Korea Utara di laga perdananya, Rabu (16/6/2010) dinihari WIB. Tim Samba hanya mampu menang dengan skor tipis 2-1.

Dalam laga yang dihelat di Ellis Park Stadium itu Brasil memegang dominasi sejak awal laga. Namun dua gol kemenangan Pasukan Dunga itu baru diraih di babak kedua lewat Maicon dan Elano. Sementara itu Korut meraih gol hiburan dari kaki Ji Yun Nam.

Dengan kemenangan ini Seleccao berada di puncak Grup G dengan tiga poin. Pertandingan selanjutnya adalah melawan Pantai Gading 21 Juni. Korut yang dijuluki Chollima jadi juru kunci dan akan menghadapi Portugal 22 Juni.

Jalannya pertandingan


Di tujuh menit pertama laga berjalan Brasil memperoleh dua peluang masing-masing lewat tendangan jarak jauh Robinho dan Elano Blumer. Sayang belum ada yang menemui sasaran.

Justru Korut yang memperoleh shot on goal pertama di menit ke-10. Jong Tae Se yang berlari sendirian ke kotak penalti sambil dikawal tiga pemain melepaskan tembakan yang masih tepat ke pelukan Julio Cesar.

Di menit ke-17 Chan Jong Hyok mendapat peluang lewat sepakan melengkungnya yang masih melebar dari gawang Cesar. Dan Jong pada menit ke-26 tembakannya masih menyamping juga di sisi kanan jala Brasil.

Pada menit ke-34 Kaka mengoper bola kepada Robinho dan penyerang Santos itu menempatkan bola di sisi kanan yang ditempati Maicon. Maicon mengarahkannya kepada Michel Bastos yang langsung melepaskan tembakan keras kaki kiri dan bola masih melayang di atas mistar Korut.

Brasil mengkreasi banyak peluang namun ketatnya pertahanan Korut yang digala Ri Kwang Chon membuat tim asuhan Dunga itu kesulitan untuk mencetak gol. Defense berlapis Korut sejauh ini berhasil meredam agresifitas tim Samba.

Enam menit setelah restart Brasil punya peluang emas lewat eksekusi tendangan bebas di depan kotak penalti lawan. Bastos yang jadi eksekutor gagal menunaikan tugasnya setelah sepakannya hanya melebar.

Di menit ke-55 Brasil akhirnya mampu memecah kebuntuan. Maicon yang mendapat bola terobosan Elano berlari menyongsongnya dan langsung melepas tembakan melengkung dari sudut sempit yang menembus Ri Myong Guk.

Bastos kembali mengancam gawang Korut di menit ke-60 lewat tendangan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis Myong Guk.

Di menit ke-63 serangan balik Brasil yang digawangi Robinho berhasil membelah pertahanan Korut. Robinho mengumpan lambung ke Luis Fabiano di kotak penalti dan usai lolos dari pengawalan Fabiano gagal menjaga akurasi tembakannya sehingga bola melambung jauh.

Elano menggandakan keunggulan di menit ke-71. Umpan terobosan menyilang ke tiang jauh yang dilepaskan Robinho disambut tendangan first time mendatar Elano yang menembus jala Korut.

Nilmar mendapat kesempatan mencetak gol di menit ke-84. Mendapat umpan Dani Alves, penyerang asal Villarreal itu melepaskan tembakan yang masih lemah dan mampu ditangkap Myong Guk.

Korut berhasil memperkecil kedudukan dua menit menjelang laga usai. Kurangnya komunikasi di lini belakang Brasil membuat Ji Yun Nam merangsek ke pertahanan dan melepaskan tembakan yang mejebol gawang Cesar.

Susunan pemain


Brasil: 1-Julio Cesar; 2-Maicon, 3-Lucio, 4-Juan, 6-Michel Bastos, 5-Felipe Melo (18-Ramires 83'), 8-Gilberto Silva, 7-Elano (15-Dani Alves 72'), 10-Kaka (21-Nilmar 78'), 11-Robinho, 9-Luis Fabiano.

Korea Utara: 1-Ri Myong-guk; 5-Ri Kwang-chon, 2-Cha Jong-hyok, 13-Pak Chol-jin, 3-Ri Jun-il, 8-Ji Yun-nam, 11-Mun In-guk (6-Kim Kum il 80'), 17-An Yong-hak, 4-Pak Nam-chol, 10-Hong Yong-jo, 9-Jong Tae-se.

Sumber : http://pialadunia.detiksport.com/read/2010/06/16/021611/1379057/439/brasil-atasi-korut-2-1

Ronaldo: Portugal Cuma Sial

Gambar
Getty Images
Jakarta - Portugal gagal meraih hasil maksimal di laga pertamanya di Piala Dunia 2010. Bintang Seleccao das Quinnas Cristiano Ronaldo menilai negaranya sedang sial.

Portugal bermain imbang 0-0 melawan Pantai Gading, Selasa (15/6/2010) malam WIB. "Saya yakin kami bermain bagus. Kami gagal menang hanya karena sial saja," ujar Ronaldo seperti dikutip dari situs resmi klubnya, Real Madrid.

Di pertandingan tersebut, Ronaldo menyaksikan tembakannya berhasil menaklukkan kiper The Elephants, namun masih membentur tiang gawang sehingga gagal-lah upaya Portugal mencetak angka.

"Kami paham bahwa Pantai Gading tak akan menyerang kami terlalu intens. Memang mereka cukup menekan di babak kedua, namun mereka takut pada kami," tambah pemain termahal dunia tersebut.

Korea Utara dan Brasil menjadi lawan selanjutnya bagi Portugal. Poin penuh harus diraih anak buah Carlos Queiroz ini demi mengamankan tiket ke babak berikutnya. Yang jelas baik Chollima maupun Samba merupakan lawan yang berat..

"Kami tidak boleh terjebak dalam celah kesalahan yang kami buat, sebab kompetisi sekarang menjadi terbuka," tutup Ronaldo.

Sumber : http://pialadunia.detiksport.com/read/2010/06/16/022600/1379058/439/ronaldo-portugal-cuma-sial

Senin, 14 Juni 2010

5 Game Pertama Microsoft Kinect



Kinect Adventures (ist)
Jakarta - Setelah lama digunjingkan, Microsoft akhirnya memberikan nama resmi untuk 'Project natal'. Microsoft Kinect akan menjadi sebuah kontroler masa depan yang akan memberikan pengalaman seru bermain game melalui Xbox 360.

Namun hadirnya Microsoft Kinect tanpa dibarengi dengan game yang mendukung, amatlah mubazir. Untuk itu Microsoft menyediakan sedikitnya 5 game yang bakal diluncurkan bersama kontroler tersebut.

Dance Central
Sebuah game musikal yang digarap oleh MTV games. Game dengan gaya tarian yang beragam ini tampaknya memang cocok untuk dimainkan melalui Kinect.

Joyride
Game ini sebenarnya sudah digaungkan cukup lama, lebih tepatnya sejak pameran E3 2009 lalu. Joyride merupakan sebuah game arcade yang dirancang khusus untuk Xbox Live. Uniknya, game ini dapat wajah pemain sebagai avatar.

Kinectimals
Merupakan sebuah game simulasi perawatan hewan yang menampilkan 20 jenis kucing virtual yang dapat dipelihara. Dalam game ini, pemain wajib merawat sang kucing mulai dari anak-anak hingga tumbuh menjadi kucing dewasa.

Kinect Adventures
Dalam permainan ini gamer akan mengendalikan sebuah perahu rakit yang mengapung di atas sungai deras. Dikendalikan dengan sistem gerakan tubuh, menjadikan permainan ini begitu menantang.

Kinect Sports
Dari namanya gamer pasti sudah mengeahui jenis game ini. Yap, Kinect Sports merupakan game olahraga yang dirancang khusus untuk dimainkan melalui Kinect. Dalam game ini terdapat beberapa jenis olah raga seperti, tinju, bowling, voli pantai, atletik, sepak bola, dan tenis meja.

Seperti dikutip detikINET dari Game Informer, Senin (14/6/2010), belum ada kejelasan apa nantinya game ini bakal dijadikan bonus pembelian Kinect atau tidak. Namun yang jelas, kelima game tersebut bakal diluncurkan bersamaan kontroler Kinect.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/06/14/144323/1377886/654/5-game-pertama-microsoft-kinect/

E3 2010 EA Siap Banjiri E3 dengan Game Baru



Promo Dead Space 2 (ea)
Jakarta - Electronics Art (EA) merupakan salah satu pengembang game terbesar di planet ini. Dalam ajang pameran game E3 di Los Angeles, EA pun siap menggelontorkan banyak game terbaru.

Dari kategori non-sport, EA bakal mempresentasikan game baru andalan mereka seperti: Dead Space 2, Harry Potter and the Deathly Hallow Part 1 - The Videogame, Medal of Honor, serta Monopoly Streets and Spare Parts.

Yang bakal menjadi sorotan kali ini adalah Dead Space 2 serta Medal of Honor. Untuk sekuel Dead Space tersebut, EA bakal menjanjikan nuansa mencekam melawan alien Necromorphs. Sedangkan seri Medal of Honor terbaru dikabarkan akan berlangsung di Afghanistan.

Tak disangka game klasik jaman keemasan SEGA, NBA Jam bakal kembali dirilis. Selain itu untuk kategori Sport, EA menghadirkan: NBA Elite 11, NBA Jam, NHL
11, NHL Slapshot, Madden NFL 11, EA Sports MMA dan FIFA 11.

Tak cukup dua kategori tersebut, EA pun menghadirkan game-game seru bagi iPad. Beberapa di antaranya adalah: Boggle, Scrabble, Tetris, Need for Speed: Shift, Mirror's Edge, serta Command & Conquer Red Alert.

Tak lupa, seri The Sims akan muncul dengan The Sims 3 versi konsol dan handheld. Dan ada juga The Sims Ambitions, sebuah ekspansi untuk The Sims 3 versi PC.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/06/14/141555/1377843/654/ea-siap-banjiri-e3-dengan-game-baru/

Italia Tak Jelek-jelek Amat

Gambar
Getty Images
Jakarta - Sebagai juara bertahan Piala Dunia, hasil 1-1 yang diraih Italia mungkin terlihat jelek. Namun statistik pertandingan memperlihatkan bahwa Gli Azzurri tak seburuk itu.

Pada pertandingan yang dihelat di Green Point Stadium, Cape Town, Selasa (15/6/2010) dinihari WIB, Italia tertinggal 0-1 lebih dulu kala bek Paraguay, Antolin Alcaraz membobol jala Gianluigi Buffon di menit 38. Sampai akhir babak pertama, Italia gagal membalas gol itu.

Permainan Italia di babak pertama memang kurang menggigit. Beberapa kali operan-operan yang dilakukan oleh Riccardo Montolivo, Simone Pepe, Daniele De Rossi dan Gianluca Zambrotta selalu gagal. Imbasnya pasokan kepada lini depan pun kurang.

Namun segalanya berubah di babak kedua. Masuknya Mauro Camoranesi menggantikan Claudio Marchisio di menit 59 membuat lini tengah Italia lebih hidup. Umpan-umpan silang pun tak hanya datang dari Pepe setelah masuknya Camoranesi.

Italia pun menyamakan kedudukan di menit 62 melalui Daniele De Rossi. Skor 1-1 semakin membuat pasukan arahan Marcello Lippi ini bersemangat dan meningkatkan kecepatannya. Sial bagi Italia, mereka gagal mencetak gol tambahan sampai akhir laga.

Jika mengingat status sebagai juara bertahan, skor 1-1 yang diraih Italia bisa jadi kurang memuaskan. Namun bukan berarti Fabio Cannavaro dkk. tak banyak berbuat.

Dalam catatan yang dilansir Soccernet, Italia berhasil melepaskan 10 tembakan ke gawang Paraguay, di mana lima di antaranya on target. Jumlah ini lebih baik dibandingkan Paraguay yang mencetak tujuh tembakan, namun hanya satu yang on target.

Italia juga tercatat memenangi penguasaan bola dengan perbandingan 57:43. Hal ini menunjukkan betapa dominannya mereka terhadap sang lawan.

Tekanan Italia terhadap pertahanan Paraguay juga berhasil menghasilkan delapan tendangan penjuru. Lagi-lagi ini juga lebih baik dibandingkan dengan Paraguay yang hanya mendapatkan empat tendangan penjuru.

Di sisi lain, pertahanan Italia juga sulit ditembus penyerang Paraguay. Azzurri tercatat sukses membuat para pemain Paraguay terjebak offside sebanyak lima kali. Sementara, para penyerang Italia hanya terjebak offside tiga kali.

Apa pun, hasil 1-1 menunjukkan bahwa meski memiliki banyak peluang, Italia lemah dalam penyelesaian akhir. Satu PR yang harus diperbaiki oleh Lippi.

Sumber : http://pialadunia.detiksport.com/read/2010/06/15/034024/1378265/439/italia-tak-jelek-jelek-amat

Grup F Gol De Rossi Selamatkan Italia


Gambar
Getty Images
Cape Town - Italia harus puas berbagi angka dengan Paraguay 1-1. Gol penyelamat Azzurri di laga pertamanya di Grup F ini dicetak oleh Daniele De Rossi.

Italia sebagai juara bertahan, hanya meraih satu poin di laga pertamanya di Grup F. Pada pertandingan di Green Point Stadium, Cape Town, Selasa (15/6/2010) dinihari WIB, skuad Marcello Lippi ditahan 1-1 oleh Paraguay.

Antolin Alcaraz membuat Paraguay lebih dulu unggul atas Italia di babak pertama. Namun Lippi patut berterima kasih kepada De Rossi karena menyelamatkan skuadnya dari kekalahan lewat golnya di babak kedua.

Jalannya Pertandingan

Tak ada serangan yang berbahaya dari kedua tim ini hingga menit kelima pertandingan. Sebuah tekanan dilakukan oleh Domenico Criscito namun crossingnya masih dapat disapu pemain belakang Paraguay.

Italia mencoba untuk bisa menembus pertahanan Paraguay. Sebuah umpan silang Gianluca Zambrotta ke depan gawang masih terlalu tinggi sehingga tak dapat dijangkau oleh kepala Alberto Gilardino di menit ke-18.

Pada menit ke-21, Riccardo Montolivo punya peluang tapi tendangannya terlalu pelan sehingga dapat diamankan Justo Villar. Sedangkan peluang Paraguay lewat tembakan keras Aureliano Torres masih melenceng.

Tiga kali berturut-turut sepak pojok yang dilakukan oleh Italia belum juga menghasilkan gol. Sementara Paraguay juga mulai meningkatkan serangannya ke daerah pertahanan Italia.

Pada menit ke-38, Paraguay unggul lebih dulu. Sebuah tendangan bebas Torres berhasil disambut oleh Alcaraz dengan sundulannya. Sedangkan Gianluigi Buffon hanya terdiam melihat bola masuk ke gawangnya.

Setelah unggul 1-0, Paraguay tampaknya lebih bersemangat untuk mencoba menekan pertahanan Italia. Meski demikian skor tersebut tetap tidak berubah hingga babak pertama berakhir.

Sedangkan di babak kedua pelatih Marcello Lippi menggantikan Buffon dengan Federico Marchetti. Italia pun mencoba menekan guna mengejar ketertinggalannya tersebut.

Pada menit ke-52 sebuah umpan crossing Zambrotta ke arah gawang coba disambut oleh Pepe dengan tendangan saltonya. Namun bola melayang lebih cepat sehingga tidak terjangkau.

Namun, Paraguay langsung balik mengancam dan Vera yang sudah mendekati kotak penalti Italia, gagal memanfaatkan peluang itu. Sepakannya masih berada di samping gawang.

Pada menit ke-54 giliran Montolivo mengancam tapi tendangannya masih dapat diamankan Justo Villar. Begitu juga usaha Mauro Camoranesi lewat tendangan lambungnya juga dapat dipetik kiper Paraguay itu di udara.

Meski demikian, Italia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-62. Berawal dari sepak pojok Pepe yang disambut oleh De Rossi dengan kaki kanannya diantara kawalan pemain Paraguay.

Gol tersebut membangkitkan semangat para pemain Italia. Sebuah sepak pojok kembali didapat oleh Pepe di menit ke-77 namun kiper Villar lebih dulu menangkap bola sebelum disambar Iaquinta.

Sebuah tendangan keras kaki kanan Pepe yang sudah mengarah ke gawang, masih dapat diselamatkan oleh kiper Paraguay. Begitu juda tendangan Montolivo dari jarak sekitar 28 meter juga dapat digagalkan Villar.

Italia masih mencoba menekan namun tidak ada peluang berbahaya lagi yang mengancam gawang Paraguay. Sedangkan usaha para pemain Paraguay juga masih dapat dibendung pemain belakang Italia.

Susunan Pemain:

Italia: 1-Gianluigi Buffon (12-Federico Marchetti 46); 19-Gianluca Zambrotta, 5-Fabio Cannavaro, 4-Giorgio Chiellini, 3-Domenico Criscito; 22-Riccardo Montolivo, 6-Daniele De Rossi, 15-Claudio Marchisio (16-Mauro Camoranesi 59); 9-Vincenzo Iaquinta, 11-Alberto Gilardino (10-Antonio Di Natale 72), 7-Simone Pepe.

Paraguay: 1-Justo Villar; 6-Carlos Bonet, 14-Paulo Da Silva, 3-Claudio Morel, 13-Enrique Vera, 15-Victor Caceres, 16-Cristian Riveros, 17-Aureliano Torres (11-Jonathan Santana 60), 18-Nelson Valdez (9-Roque Santa Cruz 69), 19-Lucas Barrios (7-Oscar Cardozo 77), 21-Antolin Alcaraz.

Sumber : http://pialadunia.detiksport.com/read/2010/06/15/021236/1378259/439/gol-de-rossi-selamatkan-italia