Senin, 31 Mei 2010

Pertumbuhan Mobile Internet Terbesar Bukan di Jakarta



Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Jakarta memang tetap menjadi kota dengan pengguna internet terbesar di Indonesia. Meski begitu, Jakarta mengalami penurunan pertumbuhan pengguna mobile internet. Nah, tebak kota mana yang pertumbuhan mobile internetnya terbesar di Tanah Air?

Jawabnya bukanlah Bandung, Surabaya, Jogja atau Bali. Kota tersebut adalah Semarang ibukota Jawa Tengah. Paparan data tersebut dirilis oleh lembaga riset TNS yang bekerjasama dengan Yahoo.

Bertempat di Hotel Le Meridien, Senin (31/5/2010) Karthik Venkatakrishnan, Business Director & Group Head TNS Indonesia menjelaskan beberapa temuan riset tersebut.

Di tahun 2009, pertumbuhan pengakses mobile internet di Semarang hanya sekitar 29%. Namun di tahun 2010 ini jumlahnya meningkat menjadi 70%, melebihi Jakarta yang pertumbuhannya tahun ini mencapai 51% (tahun lalu 25%).

Sementara posisi kedua diraih kota Bandung dengan angka pertumbuhan 62% (tahun lalu 42%). Posisi ketiga diraih Makassar dengan angka pertumbuhan 52% (tahun lalu hanya 15%).

"Semarang tidak seperti Jakarta atau Jogja dimana pengguna internet dari PC juga berjumlah banyak. Berdasarkan survei beberapa pengguna di sana banyak mengakses internet dari mobile, karena operator kini banyak menawarkan paket internet murah," papar Karthik dalam acara tersebut.

Namun dalam riset ini, Jogja sebagai kota pelajar tidak masuk kategori pertumbuhan mobile internet teratas di Indonesia. Menurut Kathrik, di Jogja angka pertumbuhannya lebih stabil antara mobile dengan PC. Lagipula di Jogja masih banyak terdapat warnet.

Paparan data TNS ini juga melengkapi penelitian NSN sebelumnya, yang mengungkap bahwa pengguna internet di Indonesia kurang produktif. Kebanyakan mereka yang kurang produktif ini mengaksesnya dari ponsel.

SUmber : http://www.detikinet.com/read/2010/05/31/174242/1366945/398/pertumbuhan-mobile-internet-terbesar-bukan-di-jakarta/?i991102105

Sabtu, 29 Mei 2010

Apple Geser Microsoft Sebagai Perusahaan TI Terbesar



ilustrasi (ist)
Jakarta - Dominasi Microsoft sebagai perusahaan teknologi paling berharga di dunia telah berakhir. Apple berhasil menumbangkannya dan kini menyandang gelar sebagai raksasa teknologi terbesar.

Pada penutupan perdagangan saham di Wall Street kemarin, nilai perusahaan Apple mencapai US$ 223 miliar sementara Microsoft US$219 miliar. Ini adalah pertama kalinya Apple berhasil melampaui Microsoft. Demikian keterangan yang dikutip detikINET dari Wall Street Journal, Kamis (27/5/2010).

Hanya saja dari segi pendapatan, Apple masih di bawah Microsoft, dengan perbandingan US$ 42,9 miliar untuk Apple dan Microsoft mendapat US$ 58,4 miliar. Sementara dalam tahun fiskal terakhir, laba bersih Apple sebesar US$ 5,7 miliar, sedangkan Microsoft US$ 14,6 miliar.

Peristiwa ini ibarat simbol yang memperlihatkan perbedaan arah dari kedua perusahaan besar untuk mampu memimpin. Dengan iPhone dan iPod, Apple memperlihatkan pertumbuhan yang terus meroket. Pada kuartal dua 2010, keuntungannya meningkat 49 persen dari tahun lalu.

Sementara Microsoft yang dikenal sebagai raksasa software telah mendominasi ranah komputer selama hampir dua dekade. Namun kemudian, konsumen tersihir oleh perangkat genggam Apple. Meski telah berusaha menyaingi Apple dengan menyebur ke arena perangkat mobile dan komputer tablet, nyatanya produk Microsoft tetap masih kalah pamor.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/05/27/124644/1365084/319/apple-geser-microsoft-sebagai-perusahaan-ti-terbesar/

Hasil Pencarian Google Disusupi 'Racun'



Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Jangan lantas percaya dengan deretan hasil pencarian yang diberikan mesin pencari, seperti Google dan lainnya. Sebab, bisa jadi komputer Anda malah akan terinfeksi 'racun' yang disuntikkan oleh penjahat cyber ke hasil pencarian tersebut.

Hasil pencarian di mesin pencari tersebut diracuni dengan link menuju software antivirus palsu, dan telah menjadi sebuah masalah yang tidak pernah usai bagi para pengguna internet. Ini merupakan cara efektif bagi penjahat cyber untuk menginfeksi mesin pengguna.

Google sendiri, baru-baru ini mempresentasikan hasil penelitian mengenai website-website yang menawarkan software antivirus palsu. Sebagian dari penelitian Google tersebut menunjukkan bahwa hasil pencarian mesin pencari bisa mengarahkan ke halaman-halaman terlarang itu.

Menurut laporan mengenai software keamanan palsu Symantec, biang kerok dari 'racun' hasil pencarian mesin pencari ini adalah jenis pelaku kejahatan scam yang menggunakan teknik jenis black hat search engine optimization (SEO) untuk meracuni hasil mesin pencari dan menaikkan peringkat website scam mereka dalam indeks mesin pencari.

Program software keamanan palsu adalah sebuah aplikasi menyesatkan yang menyamar sebagai software keamanan asli, namun memberikan nilai yang sangat sedikit atau tidak ada sama sekali. Pada kasus-kasus tertentu, software tersebut justru memfasilitasi proses penginstalan program jahat yang diklaim merupakan program yang dihalau untuk tidak terinstal pada PC.

Dalam keterangannya, Symantec mengaku telah meneliti hasil pencarian dan membuat statistik mengenai tren pencarian teratas setiap jam dan menentukan berapa banyak yang merupakan program jahat (dalam 70 hasil teratas pencarian Google).

Dari hasilnya, terlihat bahwa hacker mempunyai maksud tersendiri dalam memastikan bahwa serangan mereka efektif untuk meracuni hasil pencarian Google, kemungkinan besar disebabkan karena pangsa pasarnya yang besar, jangkauan dan kecepatan indeks Google juga berperan di dalamnya.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/05/20/085453/1360500/323/hasil-pencarian-google-disusupi-racun/

Bagaimana Akun YM Bisa Dibajak?



Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Kasus penipuan yang menimpa Butet Kertaredjasa lantaran terkecoh oleh akun Yahoo Messenger (YM) milik Jajang C Noer yang telah dibajak kian membuka mata kita, betapa bahayanya ancaman yang lalu lalang di layanan pesan instan ini.

Lalu pertanyaan yang kemudian muncul adalah, bagaimana sebenarnya akun YM bisa menjadi korban pembajakan? Menurut analis virus dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, kemungkinan ada 3 cara untuk melakukannya.

Pertama adalah dengan menggunakan keylogger. Ini adalah program komputer untuk merekam aktivitas keyboard. Warnet menjadi tempat yang paling rentan untuk dipasangi keylogger.

"Jadi hindari untuk mengakses situs yang membeberkan informasi pribadi ketika di warnet. Seperti akun kartu kredit, e-banking, dan lainnya," ujar Alfons, kepada detikINET, Rabu (27/5/2010).

Kedua adalah adanya campur tangan virus. Menghindari warnet dan sehari-hari bermain di komputer pribadi juga tidak menjadi 100% aman. Virus yang beredar di YM, kata Alfons, jenisnya trojan dan menyelinap di belakang akun YM pengguna.

"Trojan ini selanjutnya akan diam-diam merekam informasi pribadi yang didapatnya dari akun YM tersebut, mulai dari username hingga password. Nah, kemudian ia akan mengirimkan informasi tersebut kepada 'tuannya'. Sesederhana itu," papar Alfons.

Ketiga atau yang memiliki dampak begitu besar adalah lantaran phishing. Aksi ini bisa saja bermula dari akun YM yang terinfeksi virus, kemudian virus ini akan secara otomatis mengirimkan link 'aneh' ke semua kontak yang ada di akunnya.

Bagi yang penasaran dan mengklik link tersebut, dia lalu akan diarahkan ke sebuah situs antah-berantah. Di situs ini, si pengguna tadi alias calon korban bakal menemui suatu halaman konfirmasi untuk memasukkan username dan password akun Yahoo-nya.

"Misalkan, link yang dikirimkan itu untuk melihat sebuah foto. Dan untuk melihat foto tersebut, dia dikatakan harus login di akun Yahoo dulu. Padahal itu adalah situs palsu dan password dan username Anda sudah direkam," jelas Alfons.

Nah, jika sudah begini, selanjutnya tinggal tergantung si penjahat cyber. Mau diapakan informasi pribadi tersebut, mau digunakan untuk melakukan aksi penipuan atau yang lainnya. Hanya saja yang pasti, akun si korban sudah ditangannya.

SUMBER : http://www.detikinet.com/read/2010/05/27/145852/1365192/323/bagaimana-akun-ym-bisa-dibajak/

Kantor, Tempat Paling Aman Mengakses Pornografi




ilustrasi (flickr/cc/pfig)
Jakarta - Sebuah studi di Amerika Serikat mengungkapkan, mengakses situs porno saat jam kerja kerap dilakukan oleh para pegawai kantor. Bahkan, kantor dianggap sebagai tempat paling aman untuk melakukan itu.

Riset itu dilakukan oleh Center for Internet Addiction Recovery. Menurut pernyataan dari lembaga itu, trafik akses tertinggi ke situs porno terekam selama jam kerja.

Michael Leahy, pegawai di sebuah perusahaan di Atlanta, Amerika Serikat, mengaku dirinya dahulu memiliki kebiasaan mengakses situs porno selama satu hingga dua jam per hari. Terkadang, jika keasyikan, dalam sehari Leahy bisa membuka situs cabul hingga delapan jam sehari. Demikian dikutip detikINET dari Big News Networks, Sabtu (29/5/2010).

Menurut Leahy, kecenderungan orang-orang mengakses situs porno saat jam kerja tak lain karena mereka merasa aman melakukannya di kantor. "Saya akan lebih lama mengakses situs porno di kantor ketimbang di tempat lain," akunya.

"Kantor adalah tempat paling aman untuk mengakses situs porno. Jika saya mengaksesnya di rumah, hal ini bisa diketahui anak-anak dan istri saya," terangnya. Saat ini, Leahy tengah menjalani rehabilitasi untuk menyembuhkan kecanduan mengakses situs porno.

Laporan Center for Internet Addiction Recovery menyimpulkan, satu dari lima pecandu internet kerap menggunakan internet untuk kepuasan seksual.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/05/29/110459/1365819/398/kantor-tempat-paling-aman-mengakses-pornografi/

Psikiater Gunakan Game dalam Terapi




ilustrasi (ist.)
Jakarta - Lupakan sejenak dampak buruk yang konon bisa ditimbulkan dari game. Seorang psikiater menunjukkan bahwa game pun bisa bermanfaat dalam terapi yang dijalankannya.

Hal itu dilakukan oleh seorang psikiater bernama Dr T Atilla Ceranoglu, seorang psikiater di Massachusets General Hospital dan pengajar di Harvard Medical School. Ceranoglu, seperti dikutip detikINET dari GamePolitics, Kamis (27/5/2010), menggunakan game untuk mendekatkan diri dengan pasiennya.

Dalam sesinya, Ceranoglu akan mengajak pasiennya yang masih usia remaja atau anak-anak untuk bermain game bersama. Aktivitas itu membantunya terhubung lebih baik dengan pasien dan juga melihat kemampuan kognitif serta menyelidiki perasaan si anak.

Dalam satu kasus, Ceranoglu berhasil mengungkap perasaan seorang pasiennya yang berusia 14 tahun setelah melakukan beberapa sesi bermain game. Ia mengajak anak itu untuk bermain game Lord of the Rings, sebuah game baseball dan sebuah game sepakbola.

Dari sesi-sesi tersebut Ceranoglu akhirnya menemukan bahwa sang anak kesepian dan merindukan saudara laki-lakinya yang sudah meninggal. Sebelumnya, orang tua sang anak bahkan tak pernah menyebut-nyebut kalau mereka pernah memiliki anak laki-laki lain yang sudah meninggal.

Game apa yang cocok untuk proses terapi? Ceranoglu merekomendasikan game yang singkat, bisa diulangi, memiliki banyak level, mudah dipelajari dan menampilkan beragam avatar. Ia juga mencari game yang cocok dengan konflik yang dialami sang anak dan bisa ditambahi konten dari pengguna.

Kepada orang tua pasiennya, Ceranoglu mengatakan telah menjelaskan lebih dahulu apa peranan game dalam sesi terapi. Hal ini dimaksudkan agar para orang tua tidak protes dan menganggap mereka membayar psikiater hanya untuk bermain game.

Sumber : http://www.detikinet.com/read/2010/05/27/080155/1364833/654/psikiater-gunakan-game-dalam-terapi/

Demi iPad, Warga Negeri Kangguru Mengantre 30 Jam



Rahul Koduri (AFP)
Jakarta - iPad akhirnya secara resmi dijual di Australia. Demi menjadi penduduk Australia pertama yang memiliki iPad, seorang remaja 22 tahun rela mengantre hingga 30 jam.

Rahul Koduri -- nama pria tersebut -- mengaku datang di toko Apple ketika waktu menujukkan masih jam 2 dini hari. Aksi menunggu di keheningan malam ini rupanya tak dilakukannya sendiri, tapi juga diikuti oleh belasan orang lainnya.

Hingga sampai pintu toko Apple yang menjual iPad dibuka, sudah ada sekitar 200 orang yang setia mengantre demi mendapatkan komputer tablet besutan Apple itu.

"Ini sungguh luar biasa, tapi penantian ini begitu berharga," ujarnya, dikutip detikINET dari AFP, Sabtu (29/5/2010).

Anoop Lad, pembeli iPad ketiga di Australia menambahkan, selama masa penantian di tengah malam yang dinginnya menusuk tersebut mereka melakukan banyak hal, tidak hanya diam dan tertidur.

"Ada yang bercengkrama, bermain kartu dan berbincang seputar Apple. Setiap orang sangat menikmatinya. Dan ketika datang pastinya saya sudah mempersiapkan diri. Ini masih di tengah musim dingin, jadi saya membawa jaket dan mantel tebal," lanjut pria 35 tahun itu.

Di Australia, iPad dijual seharga 629 dolar Australia (sekitar Rp 4,9 juta) untuk versi standar dengan konektivitas Wi-Fi. Sementara untuk versi terbaru 3G dan berkapasitas 64 GB dibanderol di angka 1.049 dolar Australia (sekitar Rp 8,2 juta).

SUmber : http://www.detikinet.com/read/2010/05/29/115052/1365836/317/demi-ipad-warga-negeri-kangguru-mengantre-30-jam/?i991102105